Lamaran, euy…
Februari 11, 2008
Tanggal 10 februari kemarin, tanggal untuk kesekian kalinya saya merasa deg-deg an, terakhir deg-deg an ketika pengumuman keluarnya nama saya di daftar pendadaran skripsi.
Tapi kali ini deg-deg annya berbeda, deg-deg an kemarin dihiasi dengan rasa cinta, rasa yang sangat penting bagi saya untuk melangkah ke depan.
Lamaran pun diadakan di kediaman keluarga besar dinda (calon istri saya), bahkan Allah SWT menyambut hari yang bahagia tersebut, dengan guyuran hujan, menambah indahnya hari itu.
AlhamdulilLah, semuanya berjalan lancar.
Terima kasih buat tante Susy (istri om di) dan bude Ayu (istri pak de Yanto), keluarga dinda, keluarga saya, dan semuanya yang telah datang dan mendo’akan.

Tinggal 1 langkah lagi, kami resmi menjadi suami istri, insya Allah.
Maret 28, 2008 at 7:03 am
wah son..makin lama mukamu makin mirip budiman sudjatmiko..he..he
April 14, 2008 at 9:48 am
Sing jelas pipimu tambah tembem son….piye sesuk bar nikah…kekeke…itu pipi jangan ditambal pake bakpao son